LATIHAN KEPEMIMPINAN DASAR

Apa itu LDK ?

Istilah LDK sering kali kita dengar dalam rangka pembentukan kepribadiaan(karakter)di jenjang Pendidikan Sekolah Lanjutan baik SMP maupun SMA/SMK.Dalam hal ini,sangat diakui bahwa kecerdasan intelektual saja tidaklah cukup untuk membekali siswa untuk menjadi pribadi yang dewasa ,mandiri,serta bertanggungjawab.Menjadi pribadi yang handal dalam segala hal serta bijak dalam bersikap adalah harapan setiap lulusan dalam jenjang tertentu.Lulusan handal setiap siswa bukanlah semudah membalikkan tangan.Akan tetapi perlu proses yang berkelanjutan dan dilakukan terus -menerus secara massif.

Meninjau kontek di atas ,perlu adanya keseimbangan dalam proses Pendidikan.Sekolah harus mampu membekali peserta didik ilmu pengetahuan yang seimbang dengan ilmu kemampuan hidup.Dengan asumsi bahwa dengan bekal ilmu pengetahuan yang cukup seseorang mampu menentukan kehidupannya sesuai ketrampilan hidup yang dimilikinya.Salah satu ketrampilan hidup yang mendasar a dalah menjadi pemimpin untuk dirinya sendiri sebelum memimpin orang banyak.Latihan Dasar Kepemimpinan merupakan wadah untuk membekali putra-putri bangsa yang siap untuk menjadi pemimpin generasi yang akan datang.

Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan di Marsudirini merupakan program tahunan yang mewajibkan peserta didik baru (kelas VII) untuk mengikutinya. Sepintas terkesan memaksa,namun buah akhir yang diharapkan adalah siswa memiliki bekal ketrampilan memimpin diri sebelum menjadi pemimpin bagi orang lain.Proses kepemimpinan ini harus terbentuk sejak awal agar anak terbiasa mau menghormati maupun menghargai sesama dalam wujud persaudaraan dan kesederhanaan. Siswa mampu bersinergi dalam team work,bertanggung jawab dan berkepribadian luhur. Pribadi luhur yang peka terhadap keadaan sekitar dan mencintai lingkungan berlandaskan asas cinta kasih.

Apakah cukup dengan mengikuti LDK saja?

Sebuah pertanyaan yang menarik yang harus ditindaklanjuti setelah LDK.Tentu saja pelatihan ini berkesinambungan agar terjadi suatu proses yang jelas dan terukur hasilnya.Karena merupakan suatu proses maka tidaklah cukup hanya mengikuti LDK.Proses selanjutnya adalah LKL yang merupakan kelanjutan proses pelatihan tersebut.Di dalam LKL bertujuan untuk mengembangkan pribadi yang mampu hidup bersama orang lain “Homo Homini Lopus”Manusia sebagai pribadi social maka harus mampu bersosialisasi dengan makhluk lain .Berani bersosialisai berarti berani melawan egoism dan individualis pribadi. Berani menerima kelebihan dan kekurangan semua ciptaan Allah dan siap berkolaborasi menuju perubahan.

Posted in: SMP