Menjadi Pribadi Optimal di Masa Pandemi

SMP Marsudirini Bogor merupakan sekolah Katolik yang memberikan pelayanan dengan menanamkan nilai-nilai Kristiani dalam semangat persaudaraan. Situasi pandemi, menjadi tantangan tersendiri bagi setiap sekolah untuk membentuk pribadi siswa menjadi pribadi yang optimal di tengah tantangan zaman. Salah satu kegiatan pembinaan siswa yang dilakukan di SMP Marsudirini Bogor adalah kegiatan retret yang dilaksanakan secara daring.

Kegiatan retret ini diikuti oleh peserta didik kelas IX (Selasa – Kamis, 16 – 18 Februari 2021). Pengisi materi retret bersama dengan Romo Epiphanius Maria CSE, peserta didik berproses selama tiga hari. Tema Retet kali ini adalah “Mengolah Jiwa dan Mengembangkan Spiritualitas Menjadi Pribadi yang Optimal.”

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tujuan, menanamkan nilai spiritualitas iman yang tangguh di tengah tantangan zaman dan menghadapi situasi yang ada. Pertemuan pertama, peserta didik mengenal ‘Cinta Kasih Allah’, peserta didik melihat luka batin diri dan menyadari cinta kasih Allah. Kemudian peserta didik diajak untuk merenungkan cinta kasih Allah yang sudah diterima. Dilanjutkan dengan menulis surat cinta untuk Tuhan, peserta didik mengungkapkan pengalaman cinta dari Tuhan yang pernah dialami dalam bentuk cerita, puisi, lagu, dan karya yang lain.

Pertemuan kedua, materi tentang ‘Menerima Kasih Allah’, feedback antara manusia dan Allah. Kemudian dilanjutkan sesi ‘Hidup Baru dalam Allah’, peserta didik memahami perjalanan kasih menjadi manusia dengan cara pandang baru.

Pertemuan ketiga, sesi mengenai ‘Pertobatan sebagai Kunci Pembaharuan’, berubah dengan kunci pertobatan dan menyiapkan diri dengan komitmen menjadi manusia baru. Kemudian dilanjutkan dengan niat-niat pribadi. Peserta didik membuat quotes niat-niat pribadi dalam bentuk sebuah karya seni untuk pajangan dinding. Kegiatan retret ditutup dengan Perayaan Ekaristi secara virtual melalui google meet.  

Melalui kegiatan retret, peserta didik diberikan kesempatan untuk hening, berdoa, dan mengumpulkan kembali semangat serta nilai-nilai spiritualitas supaya lebih siap dan meyakini bahwa mampu menghadapi ujian di sekolah dan kehidupan dalam penyelenggaraan Tuhan, Deus Providebit. (Heni)

Posted in: SMP